Saturday, July 9, 2016

PERUMPAMAAN YANG ALLAH BUAT

Di dalam Al-Qur’an terdapat banyak perumpamaan. Sebagian ulama Salaf mengatakan, "Apabila aku mendengar perumpamaan di dalam Al-Qur'an, lalu aku tidak memahaminya, maka aku menangisi diriku sendiri, karena Allah Swt. telah berfirman: 'Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buatkan untuk manusia; dan tiada yang memahaminya kecuali orang-orang yang berilmu (Al-Ankabut: 43)

Allah SWT telah banyak membuat perumpamaan dengan maksud agar manusia lebih bisa memahami apa yang Allâh ingin sampaikan. Seperti Allâh membuat perumpamaan rumah laba - laba sebagai bentuk perumpamaan manusia yang menyibukkan diri dengan membangun kehidupan dunia dengan harapan apa yang dia bangun dapat melindungi nya dari musibah dunia dan akhirat.

Friday, July 8, 2016

APAKAH IBLIS SUDAH MENANG?

Kadang saya berfikir Iblis sudah berhasil memenangkan pertarungan dengan manusia. Manusia sudah dikunci mati dengan berbagai jeratan kemaksiatan, mulai dari urusan falsafah hidup, aturan hukum, budaya, politik, ekonomi, sosial, pergaulan, pendidikan, kehidupan keluarga, semuanya sudah gaya Iblis. Istilah maju kena mundur kena, nampak nya sudah diderita umat ini.

Saya ambil contoh sederhana, urusan  shalat. Berapa banyak muslim yang melaksanakan rukun Islam kedua ini, dan kalau pun shalat apakah kualitas shalat nya sudah baik? Apakah mereka shalat disertai ilmu? Saat sebagian kaum muslim yang sadar menuntut agar ditegakkan hukuman bagi mereka yang meninggalkan shalat, maka dengan berbagai dalih hak manusia maka upaya tersebut diaborsi. Kita pun berupaya melakukan gerakan kultural dengan melakukan promosi shalat, tapi apa daya promosi melalaikan shalat lebih dahsyat dan didukung oleh banyak sponsor, kita pun berupaya memasukkan dalam pendidikan, tapi apa daya para pelajar disibukkan dengan pelajaran lain yang tak mendukung urusan shalat.

Thursday, July 7, 2016

BELUM SAMPAI PADA KEBAIKAN

لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّىٰ تُنْفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ ۚ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ شَيْءٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌ


Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya. (QS. Ali Imran : 92

Ayat tersebut menjelaskan tentang tata cara mencapai kebaikan. Agar kita memahami ayat tersebut sebagaimana para ulama dan sahabat memahami nya, berikut tafsir ayat tersebut.

Ibnu Katsir dalam Tafsir nya menjelaskan Waki' di dalam kitab tafsirnya meriwayatkan dari Syarik, dari Abu Ishaq, dari Amr ibnu Maimun sehubungan dengan firman-Nya: Kalian sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna). (Ali Imran: 92) Yang dimaksud dengan al-birr ialah surga.

SUCI KAN DIRI KITA DENGAN TAKWA

Allâh SWT berfirman :
هُوَ الَّذِي بَعَثَ فِي الْأُمِّيِّينَ رَسُولًا مِنْهُمْ يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِهِ وَيُزَكِّيهِمْ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَإِنْ كَانُوا مِنْ قَبْلُ لَفِي ضَلَالٍ مُبِينٍ
Dialah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul di antara mereka, yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, mensucikan mereka dan mengajarkan mereka Kitab dan Hikmah (As Sunnah). Dan sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata, (QS. Al-Jumuah :2)
Misi para Rasul adalah mensucikan  manusia. Istilah Tazkiyatun Nafs (Mensucikan diri)  adalah perkara yang utama. Manusia sepanjang hidup nya telah banyak terkotori oleh polusi dosa yang semakin lama semakin menutup pintu hidayah. Upaya mensucikan diri bukanlah perkara yang mudah karena melibatkan upaya lahir dan upaya batin.

WASPADA : RESISTENSI ANTIBIOTIK

Oleh : Ilman Silanas, Apt.,M.Kes (Apoteker RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung)

Secara umum penyakit yang diderita manusia hanya digolongkan menjadi dua, yaitu penyakit infeksi dan penyakit non-infeksi. Penyakit infeksi disebabkan oleh adanya mikroorganisme yang masuk kedalam tubuh kita dan menyebabkan kondisi patologis disebabkan proses metabolisme yang mereka lakukan. Mikroorganisme yang dimaksud bisa berupa bakteri, protozoa, jamur, dan virus.

Bakteri merupakan mikroorganisme uniseluler tanpa inti sel. Bakteri dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui banyak jalur, yang pasti saat bakteri masuk dalam jaringan tubuh, dan menemukan tempat ideal untuk melakukan metabolisme, maka bagian tubuh itulah yang akan menjadi site of infection. Bakteri merupakan mikroorganisme dengan kemampuan adaptasi yang tinggi. Susunan DNA yang mereka miliki memungkinkan untuk mereka merubah kode genetik untuk menghasilkan senyawa kimia baru untuk melindungi diri mereka sendiri dari ancaman. Terlebih tidak adanya selubung inti sel yang dapat memudahkan rantai gen mereka disalin dan dibagikan pada bakteri yang lain.

Wednesday, July 6, 2016

MENGATASI MABUK SAAT PERJALANAN

Oleh : Ilman Silanas, Apt.,M.Kes (Apoteker RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung)

Mabuk perjalanan (Motion Sickness) merupakan perasaan tidak nyaman pada tubuh akibat dari gerakan yang berulang.  Saat kita menggunakan kendaraan dalam perjalanan jangka panjang pada sebagian orang dapat menyebabkan efek pusing, mual dan rasa ingin muntah. Kejadian ini disebabkan oleh ketidak selarasan antara sistem syaraf otak, bagian dalam telinga, mata dan bagian terdalam organ tubuh yang disebut dengan prorioceptor.

Penjelasannya seperti ini,  saat berada di dalam mobil, tentu Anda sering menatap handphone untuk membaca sebuah berita dengan pandangan ke bawah. Ketika itu otak hanya berkonsentrasi untuk menangkap objek yang didapat oleh mata tanpa mengetahui adanya pergerakan, tetapi secara bersamaan telinga bagian dalam akan merespon gerakan dan suara mesin kendaraan dan mengabarkannya pada otak. Ketidakseimbangan informasi yang diterima oleh otak itulah yang menjadi penyebab terjadinya mabuk kendaraan.

Tuesday, July 5, 2016

TEMPAT TERBAIK UNTUK MATI

Saudara ku yang mulia. Kita sama sekali tidak mengetahui apa yang akan menimpa kita esok hari. Hal tersebut adalah hal yang Allâh rahasiakan.

Allâh berfirman :

وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ مَاذَا تَكْسِبُ غَدًا وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ بِأَيِّ أَرْضٍ تَمُوتُ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ
Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal (QS: Luqman: 34)

Qatadah mengatakan bahwa ada beberapa perkara yang hanya diketahui oleh Allah saja. Dia tidak memperlihatkannya, baik kepada seorang malaikat yang terdekat ataupun kepada seorang nabi yang diutus. Salah satu perkara itu adalah waktu dan tempat kematian manusia, barangkali besok  akan mati, dan barangkali besok  tertimpa musibah. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. (Luqman: 34) Yakni tiada seorang pun yang mengetahui di mana ia akan mati, di bumi ataukah di laut, di hutan, di lembah, ataukah di bukit.

PENYESALAN ORANG SHOLIH

Saudaraku, kematian adalah kepastian, hakekat kematian adalah berpindah nya periode kehidupan manusia. Bila selama hidup di dunia kita bisa menambah dan mengurangi pahala atau  dosa atas kehendak diri kita sendiri,  tapi saat kematian datang maka upaya tersebut telah hilang.

The real journey begin. Hendaklah kita mewaspadai kematian ini karena siapa pun yang meninggal akan menyesal. Orang baik akan menyesal dan orang jahat pun akan menyesal. Rasulullah Saw telah mengabarkan dalam hadits berikut :

مَا مِنْ أَحَدٍ يَمُوتُ إِلَّا نَدِمَ قَالُوا وَمَا نَدَامَتُهُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ إِنْ كَانَ مُحْسِنًا نَدِمَ أَنْ لَا يَكُونَ ازْدَادَ وَإِنْ كَانَ مُسِيئًا نَدِمَ أَنْ لَا يَكُونَ نَزَعَ
"Tidak ada seorangpun yang meninggal dunia kecuali dia merasa menyesal, " para sahabat bertanya: Apa penyesalannya wahai Rasulullah? beliau menjawab: "Jika orang baik dia menyesal kenapa tidak menambah (kebaikannya) dan jika orang jahat dia menyesal kenapa tidak melepaskannya (kejahatannya)."  (Riwayat Tirmidzi)

Saudara ku yang Shalih dan Shalihah, jangan ada sedikit pun kita merasa puas akan amal yang telah kita lakukan. Teruslah tambah kebaikan semaksimal mungkin yang bisa kita lakukan. Karena Syurga hanya akan didapat oleh orang yang bersungguh sungguh dalam kebaikan.
(وَمَنْ أَرَادَ الْآخِرَةَ وَسَعَىٰ لَهَا سَعْيَهَا وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَأُولَٰئِكَ كَانَ سَعْيُهُمْ مَشْكُورًا)


Dan barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh sedang ia adalah mukmin, maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya dibalasi dengan baik. (QS. Al-Isra' : 19)

Saudara mu Ilman Silanas

SIAPAKAH YANG DAPAT MENGAMBIL PELAJARAN?

Saudara ku, dari sekian  banyak manusia yang mendengar peringatan yang disampaikan Allah dan Rasul Nya tidak semua dari mereka yang beriman, malah banyak dari mereka yang inkar.
Dari sekian banyak orang yang menghadiri majelis ilmu tidak semua  dari mereka yang dapat melaksanakan apa yang telah dipahami. Apa yang menyebabkan hal ini? Allah Swt telah menjelaskan  dalam firman Nya.

إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَعِبْرَةً لِمَنْ يَخْشَىٰ

Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang yang takut (kepada Tuhannya
(QS. An Nazi'at : 26)

Kuncinya adalah RASA TAKUT pada Allah Swt. Inilah kunci penting dalam menuntut ilmu. Banyak dari kita menyukai hadir dalam majelis ilmu karena penceramah nya suka bercanda dan menghibur sehingga kita dapat tertawa alhasil yang diingat hanya cerita humor nya saja, lupa akan ilmu nya.
Simaklah kisah sahabat Nabi saw yang sangat ketakutan bila mendengar kabar tentang neraka, walaupun mereka hanya mendengar satu ayat saja.

AGAR SELALU MENDAPAT PERTOLONGAN ALLAH SWT

الآ إن نصر الله القريب
"Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat" 

(QS. Al-Baqarah : 21)

Semua pasti pernah membaca ayat ini. Saat semua orang beriman tertimpa musibah, maka pertolongan Allah tentu sangat diharapkan. Maka Allah menjawab bahwa PERTOLONGAN ALLAH ITU AMAT DEKAT

Subhanallah. 

Dimana kita bisa mendapatkan pertolongan Allah yang dekat itu?  Maka hadits berikut menjawab nya.

مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الْآخِرَةِ وَمَنْ سَتَرَ عَلَى مُسْلِمٍ سَتَرَهُ اللَّهُ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَاللَّهُ فِي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيهِ
"Barangsiapa meringankan seorang mukmin dari kesusahan dunia maka Allah akan meringankan baginya dari kesusahan akhirat, barangsiapa menutupi aib seorang muslim maka Allah akan menutupi aibnya di dunia dan akhirat. Dan Allah akan selalu menolong hambaNya selama hambaNya menolong saudaranya." (Riwayat Tirmidzi

Oleh karena  itu Saudaraku, sempatkanlah untuk selalu membantu saudara kita yang sedang mengalami kesulitan, maka Insya Allah, bantuan kita pada saudara kita akan menjadi jalan turun nya pertolongan Allah Swt.

Saudara mu Ilman Silanas

LELAKI KARDUS : FENOMENA KELUARGA JAHILIYAH

Istilah Lelaki Kardus yang sedang membuat heboh dunia maya telah menyedot perhatian banyak orang. Tak kurang dari 600 ribu penonton telah menyaksikan video klip nya di youtube.
Lagu yang diciptakan tahun 2015 menggambarkan kegeraman hati seorang istri dan anak pada sosok bapak yang berlaku dzalim. Lagu yang penuh caci maki ini tak lebih hanya menggambarkan kehidupan keluarga JAHILIYAH di era modern. Mengapa saya sebut JAHILIYAH (kebodohan) karena menunjukan tidak pahaman atas hak dan kewajiban masing - masing anggota keluarga.