Suatu kali, seorang tabi’in, Muhammad bin Munkadir menunaikan
shalat malam, tiba-tiba ia menangis dan isakan tangisnya semakin tak mampu
ditahannya. Sehingga keluarganya terkejut dan bertanya kepadanya, “Apa yang
menyebabkan kamu menangis? Muhammad bin Munkadir tak mampu menjawab, dan masih
dalam keadaan menangis.
Akhirnya mereka berinisiatif meminta tolong kepada Abu
Hazim yang dikenal sebagai seorang ulama yang juga teman Muhammad bin Munkadir
untuk
menasehatinya. Tak lama kemudian, Abu Hazim datang sementara Muhammad bin
Munkadir masih menangis. Abu Hazim berkata, “Wahai saudaraku, apa yang
menyebabkan anda menangis? Anda telah membuat khawatir keluarga anda. Apakah
karena suatu penyakit? Atau apa yang sebenarnya menimpa anda?” Dia menjawab,
“Sungguh bacaanku sampai pada suatu ayat dalam kitab Allah -azza wa jalla- lalu
saya menangis”. Abu Hazim bertanya, “Ayat yang manakah itu?”, Dia menjawab,








