Sunday, July 1, 2018

Hari #2 Ramadhan 1439 MUSIBAH



وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ

Dan musibah apa pun yang menimpa kamu adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan banyak (dari kesalahan-kesalahanmu). (QS. Asy-Syura, 30)

Makna musibah berakar dari lafadz ashaaba-yushiibu, dalam lisan arab, Ibnu Mandzur memberikan arti al-dahr (menimpa, malapetaka, bencana).

Musibah bisa menimpa badan, harta, dan lingkungan. Musibah yang sangat berbahaya adalah musibah yang menimpa agama.
Musibah agama adalah malapetaka yang menjadikan seorang muslim menjadi fasik, zalim, munafik, hingga kafir. Hal itu bisa disebabkan oleh kecintaan kepada dunia yang sangat, kurang nya ilmu agama, atau adanya kekuasaan yang menekan umat Islam sehingga menjauh dari agama.

Musibah semacam ini adalah musibah yang harus kita hindari. Sampai Rasulullah berdoa khusus agar tidak diberi musibah agama

وَلَا تَجْعَلْ مُصِيبَتَنَا فِي دِينِنَا وَلَا تَجْعَلْ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمِّنَا وَلَا مَبْلَغَ عِلْمِنَا وَلَا تُسَلِّطْ عَلَيْنَا مَنْ لَا يَرْحَمُنَا

dan janganlah Engkau jadikan musibah kami pada agama kami, dan jangan Engkau jadikan dunia sebagai impian kami terbesar, serta pengetahuan kami yang tertinggi, serta jangan engkau kuasakan atas kami orang-orang yang tidak menyayangi kami) (HR. Tirmidzi)

Mari kita amalkan doa ini, sehingga kita terhindari dari malapetaka akhirat.

No comments:

Post a Comment