Tuesday, December 27, 2016

HAKIKAT AMANAT

Salah satu perbedaan mencolok antara orang munafik dan muslim adalah dalam hal memegang amanat. Sikap khianat yang melekat pada diri munafik adalah salah satu ciri yang menandakan kehinaan seseorang. Setiap manusia yang hadir di muka bumi ini telah menanggung amanat yang diberikan langsung oleh Allah SWT. Allah SWT berfirman :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَخُونُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ وَتَخُونُوا أَمَانَاتِكُمْ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ

“Hai orang-orang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad), dan janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu. sedangkan kamu mengetahuinya. (QS. Al-Anfal [8]: 27)

Thursday, December 22, 2016

STABILITAS DAN KOMPATIBILITAS SEFAZOLIN

Oleh :
Ilman Silanas, Apt.,M.Kes
(Apoteker RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung)

Sefazolin merupakan antibiotik golongan Sefalosporin generasi pertama. Sefazolin lebih aktif pada bakteri gram positif. Mekanisme kerja antibiotik ini adalah dengan menghambat sistensis dinding sel yang membuat sel bakteri lisis sehingga menyebabkan kematian bakteri. Sefazolin memililiki sifat bakterisida. Dalam standar penggunaan antibiotik, sefazolin sebagai antibiotik profilaksis tindakan operasi yang diberikan 30-60 menit sebelum insisi. Sefazolin dalam bentuk garam natrium tersedia dalam sediaan 500 mg, 1000 mg, dan 2000 mg.

Administrasi intramuscular, rekonstitusi sediaan dengan pelarut air steril untuk injeksi, volume pelarutan mengikuti tabel dibawah ini

Tuesday, December 13, 2016

PENJELASAN SINGKAT KARBAPENEM

Oleh : Ilman Silanas, Apt.,M.Kes (Apoteker RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung)


Karbapenem merupakan antibiotik spektrum paling luas bila dibandingkan dengan semua kelas antibiotik.

Pola kerja yang hampir sama dengan penisilin, Karbapenem meripakan antibiotik dengan sifat bakterisida  yang berikatan dengan penisilin binding proteins (PBPs). Pengikatan ini menjadikan protein tidak aktif, karbapenem menghambat sistesis dinding sel bakteri sehingga bakteri mengalami kematian. 1,2



Beberapa jenis Karbapenem memiliki afinitas spesifik pada beberapa subtype PBPs. Beberapa bakteri menunjukkan sifat resistensi intrinsik pada karbapenem. 1,2

Sebagai contoh, methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) resisten pada PBP2a, sementara Enterococcus faecium resisten pada PBP5. Resistensi pun terjadi disebabkan adanya aktivitas porin (contoh OprD-Protein yang terdapat pada membran luar sel bakteri-), yang terjadi pada Pseudomonas aeruginosa. 1,2